Langsung ke konten utama

Operasi Manual Mesin Bubut CNC ET 242

Operasi Manual  Mesin Bubut CNC  ET  242


Operasi manual dalam mesin bubut CNC ialah operasi yang dilakukan secara manual/tidak automatis tidak menggunakan program sebagai pengendali mesin, misalnya menghidupkan mesin, menggerakkan eretan, memutar spindel, mengganti alat potong, cara memilih pahat, cara memasang  alat potong dll.
  1. Cara menghidupkan  mesin CNC ET 242  dengan  langkah – langkah sebagai berikut :
  1. Yakinkan listrik tersedia
  2. Hidupkan stabilisator yang terhubung ke control mesin
  3. Hidupkan mesin melalui sakelar utama yang letaknya disebelah kanan mesin diputar 90o searah jarum jam, maka monitor menyala dan tertanyang alarm
  4. Hilangkan alarm yang tertayang pada monitor dengan menekan tombol       
  5. Buka pintu, kemudian tutup untuk mengaktifkan sakelar pembatas pintu mesin   .
  6. Aktifkan motor bantu melalui penekanan tombol                  monitor.JPG
  7. Menekan tombol       Kemudian putar feedret agar alat potong akan bergerak ke titik referensi yang jaraknya tertanyang pada monitor mesin ( setiap mesin berbeda beda tergantung pabrik pembuatnya).
  8. Mesin siap digunakan apabila telah muncul koordinat sumbu mesin arah       X 242.495 dan  Z   404.490  Artinya bahwa titik nol alat potong terletak pada diameter (X)  242.495mm,  dan berjarak 404.490mm arah sumbu Z  dari  titik nol mesin.  .







  1. Cara   Memilih Alat Potong /Memutar Tooltaret
  1. Yakinkan kita bekerja pada  mode  MANUAL dengan menekan manual dan tertayang pada kiri atas monitor.IMG_0003
  2. Yakinkan tidak ada tool berbenturan dengan benda lain sewaktu diputar/ bebas
  3. Putar piringan alat potong dengan menekan tombol  menekan tombol man jog dan pemutar alat potong secara bersama sama.
  4. Apabila ditekan sekali maka tool taret akan bergerak pada rumah pahat selanjutnya, namun bila ditekan terus tool taret akan berputar terus, pemilihan pahat selesai apabila  alat potong  yang dikehendaki pada posisi yang benar

  1. Cara memutar spidel mesin
  1. Yakinkan kita bekerja pada mode MANUAL pintu tertutup  Masukkan putaran spindel yang diinginkan (misal kita menginginkan putaran     spidel mesin 1000 rpm) maka tekan                                
  2. Tekan tombol        untuk putaran searah jarum jam, sedangkan untuk  putaran spindel berlawanan arah jarum jam                 (dalam mesin bubut karena pahat diatas maka selalu menggunakan putaran berlawanan arah jarum jam kecuali untuk bor dan ulir)
  3. Untuk mempercepat atau memperlambat yang sifatnya sementara tekan prosentase kecepatan ,bila ingin putaran tetap misal menjadi 1500 rpm  langsung masukkan          tanpa mematikan putaran sepindel.
  4. Untuk mematikan putaran spindel   tekan tombol         (tombol warna merah).








  1. Cara mengerakkan pahat arah X  dan Z
  1. Yakinkan  kita bekerja pada mode MANUALIMG_0001
  2. Misal kecepatan 300mm/menit, Masukkan kecepatan gerakkan  kemudian tekan tombol  MAN JOG  bersama dengan tombol  arah X, atau  Z,  baik arah negatif pahat mendekati chuck atau turun, sedangkan  arah positif adalah gerak kebalikan jangan lupa putar feedrat dengan beri prosentase  kecepatan.  Pedoman arah gerakkan adalah  pemegang pahat (tool turret) artinya bila arah  panah kekiri ditekan maka tooltaret(pahat) bergerak ke kiri.Atau kekanan, atas atau bawah. Bila tidak diberi kecepatan  maka pahat bergerak dengan cepat G00.(Harus dihindari)





  1. Prosedur pemasangan alat potong P1030085.JPG
  1. Yakinkan  pahat yang akan kita ganti berada di depan kita dengan batuan kunci L 6mm untuk kendorkan baut  
  2. kendorkan baut L ukuran 6mm , maka rumah pahat dapat dilepas  untuk diganti atau dilepas untuk tidak dipakai
  3. Apa bila rumah pahat tidak dipakai harus ditutup agar tidak kemasukkan air pendingin

PENULIS : BAYU AJI PRATAMA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagian – Bagian Utama mesin CNC bubut

Bagian – Bagian Utama mesin CNC bubut 1) Body Mesin Body mesin adalah bagian mesin bubut yang berfungsi sebagai penyangga eretan memanjang dan melintang, serta motor penggerak spindel utama. 2) Eretan lintang dan eretan memanjang bergerak secara bersama sama atau sendiri sendiri mengerakkan tooltarret pembawa pahat dan bor 3) Tooltaret adalah tempat dudukan pahat atau bor atau alat bantu lain yang diperlukan untuk setting tool 4) Bagian mekanik termasuk bagian transmisi penggerak spindel, ulir penggerak eretan. Pemutar tool taret. 5) Elektrik : Motor penggerak, eretan, penggerak spindel, dan pengendali pengendali pesin. 6) Pneumatik : Perlengkapan mesin yang kerjanya dengan penggerak udara bertekanan. 7) Hidrolik : Bagian mesin yang geraknya dengan fluida, termasuk pompa oil dan pompa coolen pendingin c. Bagian Pengendali /Kontrol Control mesin ET 242 menggunakan TM 02 hampir sama dengan PU 2A atau ET 120 1) layar monitor : untuk memba...

Pengenalan Program pada CNC Lathe ( Mesin Bubut )

Pengenalan Program pada CNC Lathe ( Mesin Bubut ) Ada beberapa kode-kode dasar pada CNC diantaranya adalah: Nomor program : nomor program berupa 4 digit amgka diawali dengan huruf O Contoh : O0112 dalam membuat program harus diawali dengan nomor program  Kode untuk menentukan satuan G20             : Untuk menentukan satuan inch G21             : Untuk menentukan satuan millimeter Kode Home position Biasanya kode Home position dituliaskan dengan: G28 U0 W0; Kode satuan feed rate G98             : Menentukan untuk federate per menit G99             : Menentukan untuk federate per revolution Kode untuk tool Kode untuk tool dituliskan dengan kode  M6 diikuti dengan nomor  tool Nomor tool pada CNC lathe yaitu  T0101, ...

PROSES PEMBUATAN RODA GIGI LURUS( tugas tambahan)

PROSES PEMBUATAN RODA GIGI LURUS Spesifikasi dari roda gigi lurus ini adalah sebagai berikut : modul 1,5 dan Z 30 PERLENGKAPAN ALAT DAN BAHAN : 1.Mesin bubut, mesin frais universal 2.Pisau frais M 1,5 3.Kikir rata halus 4.Jangka sorong 5.Mata bor ø 15 dan ø 16 (mm) 6.Bor senter 7.Mandrel 8.Bahan : Aluminium cor, ø 50 x 38 (mm) TINDAKAN KEAMANAN / KESELAMATAN KERJA 1.Jangan merubah kecepatan mesin ketika mesin dalam keadaan hidup 2.Letakkan semua alat ukur pada tempat yang aman / terpisah pada benda yangkasar. 3.Pakailah alat pelindung mata ketika membubut dan mengetam (mengefrais). 4.Dilarang membersihkan tatal mesin (sisa potongan bahan) pada saat mesin masihhidup. 5.Jangan meninggalkan mesin dalam keadaan hidup. LANGKAH KERJA 1.Chek ukuran bahan dan alat bantu yang diperlukan. 2.Mempersiapkan mesin bubut dan perlengkapannya. 3.Cekam benda kerja dan sisakan ± 3mm,kuatkan. 4.Bubut rata permukaan ujung benda kerja, kemudian lepas. 5.Ceka...